Category: Entertainment

  • Persatuan Purnawirawan Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat

    Persatuan Purnawirawan Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat

    Jakarta – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam menindak dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, pengambilan data elektronik, dan akses ilegal yang melibatkan sejumlah oknum anggota Polri. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi PP Polri bersama Kapolri di Lobby Utama Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi para pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., beserta jajaran pengurus dan sejumlah purnawirawan Polri.

    Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta masukan yang selama ini diberikan para senior purnawirawan Polri. Menurutnya, kehadiran para senior merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi institusi Polri dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pelaksanaan tugas.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Ketua Umum PP Polri beserta pengurus. Beliau-beliau adalah para senior sekaligus orang tua kami yang selama ini telah berkontribusi memberikan masukan, saran, dan penguatan,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri merupakan murni proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan persaingan maupun kepentingan tertentu di internal institusi.

    “Kami ingin Polri tetap solid dan tetap menjadi sandaran masyarakat. Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun. Ini murni untuk kebaikan institusi Polri yang kita cintai dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

    Kapolri turut menginstruksikan seluruh jajaran Polri di Indonesia agar tetap fokus menjalankan tugas, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.

    Sementara itu, Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Bambang Hendarso Danuri menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi sejak menerima informasi mengenai peristiwa tersebut. Sebelumnya, PP Polri juga telah menerima penjelasan langsung dari Wakapolri yang ditugaskan Kapolri untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan penanganan perkara.

    Bambang menegaskan bahwa para purnawirawan merasa prihatin atas peristiwa tersebut. Namun, pihaknya mengapresiasi keberanian dan ketegasan Kapolri dalam mengambil langkah penegakan hukum terhadap oknum anggota yang diduga melakukan pelanggaran pidana.

    “Apa yang disampaikan Bapak Kapolri kepada kami bahwa ini bukan persaingan antara Kapolri dan mantan Kapolri. Ini murni ada peristiwa pidana yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Polri. Dengan kejelian dan keberanian Bapak Kapolri, beliau melakukan tindakan tegas,” ungkap Bambang.

    Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kehormatan dan memperbaiki institusi Polri. PP Polri juga menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Kapolri bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri.

    Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan tujuh pesan moral dari para senior purnawirawan Polri kepada Kapolri dan jajaran pejabat utama. Pesan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan para purnawirawan agar Polri tetap solid, tangguh, serta konsisten menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Di antara pesan moral yang disampaikan, PP Polri memberikan apresiasi terhadap langkah Kapolri dalam memperkuat kerja sama dan koordinasi dengan TNI, kementerian, lembaga, serta berbagai instansi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Polri.

    PP Polri juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap pelaksanaan tugas Kapolri dan seluruh jajaran Polri.

    Bambang turut menyoroti capaian kepercayaan publik terhadap Polri yang disebutnya telah meningkat hingga mencapai 80 persen. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya dan kebijakan Kapolri bersama seluruh jajaran dalam mengimplementasikan semangat Polisi Bersama Masyarakat.

    “Ini merupakan sesuatu yang luar biasa yang dilakukan oleh Bapak Kapolri dan seluruh jajaran. Kami mendukung kebijakan Bapak Kapolri dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, sehingga kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sangat dirasakan keberadaannya,” tuturnya.

    Ia berharap seluruh anggota Polri tetap menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus penegak hukum yang berkeadilan.

    Melalui audiensi tersebut, PP Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan moral dan masukan konstruktif bagi institusi Polri. Dukungan para purnawirawan diharapkan semakin memperkuat soliditas internal serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

    Kapolri pun menegaskan bahwa seluruh jajaran harus tetap hadir dan bekerja bersama masyarakat demi menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

  • Polisi Bantu Pencari Kerja, Kapolda Metro Jaya Perkuat Program POLIRAN Bersama Perusahaan

    Polisi Bantu Pencari Kerja, Kapolda Metro Jaya Perkuat Program POLIRAN Bersama Perusahaan

    Polisi Bantu Pencari Kerja, Kapolda Metro Jaya Perkuat Program POLIRAN Bersama Perusahaan

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk membuka akses pelatihan keterampilan dan peluang kerja bagi masyarakat melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Rumah Walet Indonesia dan PT Trigunapratama Abadi di Aula TMC Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (5/11/2026).

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, program POLIRAN merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.

    Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah dan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pendataan pencari kerja, membuka akses pelatihan keterampilan, serta menghubungkan masyarakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha.

    Kapolda menjelaskan, POLIRAN merupakan salah satu program prioritas Kapolri yang mendorong kepolisian berperan aktif membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja.

    “Sehingga kemudian dalam program Polisi Bersama Masyarakat, Bapak Kapolri menekankan adanya POLIRAN, Polisi Peduli Pengangguran,” ujarnya.

    Dalam implementasinya, jajaran kepolisian mulai dari Polda, Polres, hingga Polsek dilibatkan untuk memetakan dan mendata masyarakat yang membutuhkan pekerjaan

  • Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Pascapenggerebekan narkoba, Polda Metro Jaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pemerintah daerah membahas penataan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk menghapus stigma Kampung Bahari sebagai ‘kampung narkoba’.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan penanganan Kampung Bahari tidak boleh berhenti pada penegakan hukum. Perbaikan lingkungan perlu disertai penyelesaian persoalan sosial agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

    “Penataan ini bukan untuk membuat warga negara kita yang selama ini mendapat penghasilan kemudian tidak ada penghasilan dan bingung. Negara hadir untuk memfasilitasi itu,” kata Kapolda saat meninjau kawasan tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Kapolda meminta masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut didata, termasuk kondisi hunian dan sumber penghasilannya. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencarian dari pemilahan dan pengelolaan sampah agar proses penataan tidak menghilangkan sumber penghasilan mereka tanpa solusi.

    Dalam pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, pembersihan direncanakan berlangsung secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah tidak dihuni. Sementara itu, bangunan yang masih ditempati warga akan didata terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

     

    Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri menyampaikan pihaknya merencanakan pengerahan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah mulai Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan perjalanan kereta api dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan.

    Menurut Januri, perbaikan lingkungan juga membutuhkan penyelesaian jangka panjang. Karena itu, PT KAI bersama pemerintah membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat terdampak dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog bersama warga.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perumahan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pendataan kembali akan dilakukan untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan alokasi program.

    Selain perbaikan fisik, Kapolda menekankan pentingnya pengawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kembali munculnya aktivitas peredaran narkoba. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

    Kapolda juga menyoroti perlunya solusi ekonomi bagi warga, termasuk pendampingan pengelolaan sampah dan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

    Melalui kerja sama lintas instansi, penanganan Kampung Bahari diharapkan tidak hanya mencegah peredaran narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

  • Sepekan Kegiatan Bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto,

     

    Sepekan Kegiatan Bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto,

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto, memimpin rangkaian agenda intensif selama sepekan (26 Oktober – 1 November 2026) guna memperkuat kondusivitas, pelestarian lingkungan, dan sinergi kemasyarakatan di wilayah hukum Jakarta. Kapolda Metro Jaya memimpin apel kesiapan pelayanan aksi penyampaian pendapat secara humanis, menggelar FGD terkait penarikan kendaraan oleh debt collector, menyosialisasikan pemanfaatan lubang resapan biopori, serta meninjau langsung program Bedah Rumah di Kampung Boncos bersama Menteri PKP Maruarar Sirait.

    ​Selain fokus pada penataan lingkungan dan penegakan hukum, Kapolda Metro Jaya juga mengedepankan pendekatan humanis berbasis komunitas dan keagamaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Shubuh Keliling di Masjid Jami Matraman, Jumat Keliling di Menteng, Minggu Kasih bersama jemaat HKBP Ress Sudirman, serta agenda “Sabtu Bahagia” bersama para pengemudi ojek online. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Kapolda Metro Jaya dalam mendengarkan aspirasi warga, mengedukasi generasi muda, dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara inklusif.

    #KapoldaMetroJaya #SepekanBersamaKapoldaMetroJaya #SahabatDadangHartanto #KerjaMelayaniJakarta

  • Kapolda Metro Jaya Sampaikan ucapan terima kasih kepada massa aksi yang telah menyampaikan pendapat dengan baik, tertib,

    Kapolda Metro Jaya Sampaikan ucapan terima kasih kepada massa aksi yang telah menyampaikan pendapat dengan baik, tertib,

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan pelayanan humanis yang ditunjukkan oleh para anggota kepolisian di lapangan. Apresiasi khusus ini diberikan seiring dengan pengamanan dan pengawalan aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung pada 28 Oktober 2026. Dalam momentum tersebut, pendekatan yang humanis dinilai berhasil menciptakan situasi yang kondusif, aman, serta tertib bagi seluruh pihak yang terlibat.

    Selain apresiasi dari Kapolda Metro Jaya, pihak Kepolisian Republik Indonesia juga turut menerima apresiasi langsung dari Kapolri atas profesionalisme pengamanan yang mengedepankan sisi humanis. Langkah ini diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai wujud komitmen aparat penegak hukum dalam mengawal hak menyampaikan pendapat di muka umum dengan tetap menjaga ketertiban umum serta kenyamanan masyarakat luas.

  • Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas  Tinjau Pos Pantau Air

    Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas  Tinjau Pos Pantau Air

    Sumber: berita Sulawesi

     

    Sumber: berita Sulawesi

    Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., meninjau Pos Pantau Air Tondano di Kelurahan Dendengan Luar, Kabupaten Minahasa, Rabu (28/10/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Bayuaji didampingi Kasubdit Patroli Polairud Polda Sulut, Kompol Thalib. Kedatangan rombongan disambut petugas penjaga pos pantau, Ibu Wati. Mereka kemudian melakukan peninjauan langsung terhadap kawasan bendungan dan kondisi aliran sungai sebagai bagian dari upaya memantau potensi peningkatan debit air.

     

    Kombes Pol. Bayuaji menegaskan bahwa pemantauan kondisi sungai perlu dilakukan secara rutin, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak banjir. Langkah antisipatif tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

    Menurutnya, kewaspadaan terhadap ancaman banjir harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya dilakukan ketika musim hujan tiba. Pemantauan secara berkelanjutan diperlukan agar perubahan kondisi air dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.

    Selain memastikan kondisi pos pantau, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem peringatan dini di lingkungan masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan perubahan debit air, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya.

    Polairud Polda Sulut juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, petugas pemantau, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Melalui koordinasi yang baik, upaya pencegahan dan penanganan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terukur.

    Kombes Pol. Bayuaji menegaskan bahwa kehadiran Polairud merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui langkah-langkah pencegahan bencana.

    Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan dalam membangun kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Dengan pemantauan rutin serta kerja sama seluruh pihak, potensi ancaman banjir diharapkan dapat diantisipasi lebih dini demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.

  • Polisi Bersama Masyarakat: Mengabdi dengan Ketulusan Membangun Kepercayaan

    Polisi Bersama Masyarakat: Mengabdi dengan Ketulusan Membangun Kepercayaan

    JAKARTA – Di balik seragam yang dikenakan, seorang polisi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan memastikan kehidupan berjalan dengan aman dan tenteram. Pengabdian tersebut bukan semata-mata tentang menjalankan tugas, melainkan juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

    Pesan mengenai makna pengabdian itu menjadi pengingat bahwa kehadiran polisi seharusnya tidak menimbulkan rasa takut, tetapi menghadirkan perlindungan, kepedulian, dan rasa percaya. Hubungan antara polisi dan masyarakat pun perlu dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta komitmen untuk saling menghormati.

     

    View on Threads

     

    Pada hakikatnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan tindak kejahatan atau penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Upaya pencegahan, pemeliharaan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut.

    Pengabdian yang Dirasakan Masyarakat

    Makna keberadaan polisi dapat dilihat dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seorang ibu dapat mengantar anaknya ke sekolah dengan tenang, pedagang bisa mencari nafkah tanpa dihantui rasa takut, dan anak-anak dapat bermain dengan aman di lingkungan tempat tinggalnya.

    Situasi tersebut mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Namun, terciptanya rasa aman merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang tidak terlepas dari upaya berbagai pihak dalam menjaga ketertiban.

    Tidak semua masyarakat mengetahui siapa petugas yang berjaga atau melakukan pengamanan di lingkungan mereka. Bahkan, tidak sedikit yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan polisi yang bertugas menjaga keamanan di suatu wilayah.

    Meski demikian, kondisi masyarakat yang dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir menjadi salah satu gambaran penting dari keberhasilan pengabdian tersebut.

    Kebahagiaan seorang polisi tidak semestinya hanya diukur melalui penghargaan, pujian, atau pengakuan atas pekerjaannya. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin ketika masyarakat yang dilindungi dapat hidup dengan aman, tenteram, dan sejahtera.

    Membangun Kedekatan dan Kepercayaan

    Hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui kewenangan atau simbol pangkat, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

    Komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap persoalan warga, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan tersebut.

    Polisi juga merupakan bagian dari masyarakat. Kehadirannya bukan untuk berdiri berseberangan dengan warga, melainkan bekerja bersama demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.

    Karena itu, upaya menghilangkan jarak antara polisi dan masyarakat perlu terus dilakukan. Hubungan yang dilandasi kejujuran, kepedulian, dan rasa saling percaya dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.

    Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan. Kepedulian terhadap lingkungan, sikap saling menghormati, serta kemauan untuk bekerja sama dapat membantu mencegah terjadinya gangguan ketertiban.

  • Tokoh Banten Berharap Suyudi Bawa Pengalaman dari Banten ke Polri

    Tokoh Banten Berharap Suyudi Bawa Pengalaman dari Banten ke Polri

    Ketua Umum Mathlaul Anwar KH Embay Mulya Syarief. (Istimewa)

    SERANG – Tokoh masyarakat Banten Embay Mulya Syarief berharap Komjen Pol. Suyudi Ario Seto membawa pengalaman selama memimpin Polda Banten dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri. Embay juga berharap Suyudi tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen.

    Embay menyampaikan harapan tersebut setelah Komisi III DPR menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri dalam uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis (1/10/2026). Komisi III memberikan persetujuan secara aklamasi.

    “Alhamdulillah, kami masyarakat Banten merasa bangga. Beliau pernah menjadi Kapolda Banten dan kini dipercaya mengikuti proses untuk menjadi Kapolri. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten,” ujar Embay dalam keterangan tertulisnya.

    LowonganKerja Banten

    Menurut Embay, pengalaman Suyudi saat memimpin Polda Banten menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di kepolisian. Ia berharap Suyudi mempertahankan komunikasi dengan  pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai kelompok masyarakat saat memimpin Polri.

    “Kami mengapresiasi pengabdian beliau selama menjadi Kapolda Banten. Kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan membangun sinergi merupakan hal yang penting untuk terus dipertahankan,” katanya.

    Suyudi sebelumnya menjabat Kapolda Banten. Setelah itu, ia memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelum Presiden mengajukannya sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Embay juga menilai pengalaman Suyudi saat memimpin BNN dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri, khususnya dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

    “Semoga pengalaman beliau di kepolisian, ketika menjadi Kapolda Banten maupun saat memimpin BNN, menjadi bekal yang semakin kuat dalam menjalankan amanah berikutnya,” tuturnya.

    Dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Suyudi mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia menyatakan kepemimpinan Kapolri harus membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan koreksi.

    Suyudi menyebut keberhasilan Polri antara lain dapat dilihat dari keamanan masyarakat, kemudahan dalam membuat laporan, kecepatan memberikan pertolongan, kepastian penanganan perkara, perlindungan terhadap korban, serta penerapan hukum yang adil.

    Embay berharap prinsip pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat tersebut menjadi bagian dari kepemimpinan Suyudi setelah mendapat amanah sebagai Kapolri.

    “Kami mendoakan semoga beliau diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan. Apa pun amanah yang diberikan negara, semoga dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” ucapnya.

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

     

  • Ungkap Fakta Polda Metro Jaya Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Ungkap Fakta Polda Metro Jaya Ingatkan Masyarakat Bijak Menyikapi Video di Media Sosial

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Bisnis. Sumber ilustrasi: Unsplash
    Sumber: dokumentasi istimewa

    Di tengah perkembangan media sosial yang semakin cepat, masyarakat perlu lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi. Salah satunya terhadap video yang disertai narasi tertentu, tetapi belum diketahui kebenarannya.

    Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di ruang digital. Pemeriksaan terhadap sebuah video yang beredar menunjukkan adanya indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil ciptaan atau modifikasi.

     

    Kondisi ini menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan konten yang terlihat meyakinkan. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi, memperhatikan konteks, serta membandingkannya dengan keterangan dari sumber resmi.

    Sikap bijak dalam bermedia sosial juga dapat dilakukan dengan tidak terburu-buru menyebarkan ulang konten yang belum jelas. Langkah sederhana tersebut penting untuk menjaga ruang digital tetap informatif, nyaman, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

    Masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih akurat melalui kanal resmi kepolisian maupun lembaga terkait. Dengan meningkatkan literasi digital dan membangun kebiasaan memeriksa informasi, setiap pengguna media sosial turut berperan dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang sehat.

    Pada akhirnya, kehati-hatian dalam menerima informasi bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang lain. Mari bersama-sama menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, mengutamakan kebenaran informasi, dan menjaga suasana ruang digital yang positif.